Manfaat Air Putih
1. Membuang Racun Dalam Tubuh
Air putih dapat membantu membuang racun-racun yang ada dalam tubuh anda melalui urine yang anda keluarkan. Untuk itulah, minum air putih 2-3 liter perhari sangat dianjurkan untuk tubuh anda agar terhindar dari penyakit.
2. Mencegah Penyakit Sembelit
Selain nomor 1 diatas, air putih juga sangat membantu dalam mencegah sembelit yang sering dialami oleh setiap orang dalam kaitannya dengan buang air besar. Minumlah air putih agar masalah sembelit tidak akan anda alami lagi.
3. Mempertahankan Berat Badan
Air putih juga bermanfaat untuk menjaga berat badan anda. Ini dikarenakan air putih mampu menahan nafsu makan anda yang berlebihan. Jadi bagi anda yang yang mengalami masalah berat badan, minum air putih dapat menjadi solusi yang terbaik.
4. Menjadi Awet Muda
Air putih juga mampu membuat kulit kita lebih segar dan terlihat bugar setiap hari. Sehingga terlihat selalu tampak awet muda dan terhindar dari kulit kusam.
5. Memperbagus Tulang
Tahukah Anda? Ternyata air putih juga sangat baik untuk kesehatan tulang kita. Hal ini dikarenakan, air putih membantu untuk membuat sel-sel tulang kita yang baru.
6. Mencegah Penyakit Batu Ginjal
Batu ginjal sebenarnya disebabkan karena garam dan garam itu menurut teori larut dalam air. Dengan memenuhi kebutuhan air dalam tubuh, maka batu ginjal akan larut dan ikut keluar dengan air seni.
7. Mencegah Keriput Dini Salah satu faktor terjadinya penuaan atau keriput dini adalah karena kulit terlalu kering. Dengan minum air putih yang cukup, kelembaban kulit anda akan terjaga. Kelembaban tersebut dapat menjaga elastisitas kulit sehingga anda akan terhindar dari keriput dini.
8. Menjaga Mood
Wanita yang dehidrasi akan mengalami sakit kepala (pusing), kelelahan, suasana hati yang memburuk atau badmood, dan kesulitan berkonsentrasi. Maka dari itu, minum air putih sangat bermanfaat bagi Anda yang tidak ingin sering badmood.
9. Memperlancar Sistem Pencernaan
Jika kebutuhan cairan dalam tubuh Anda terpenuhi, otomatis Anda akan terhindar dari konstipasi, karena cairan dalam sebuah proses pencernaan selain membantu penyerapan nutrisi juga berfungsi untuk membentuk massa kotoran manusia.
10. Lari Menjadi Cepat dan Aman
Menurut sebuah penelitian pada tahun 2011, 14 pelari menyelesaikan 2 set putaran. Salah satu pelariminum air yang cukup selama istirahat. Satu pelari lainnya tidak minum selama istirahat. Ternyata, pelari yang minum air selama istirahat, dapat berlari lebih cepat. Selain itu, ia memiliki suhu tubuh yang lebih rendah dan jantung yang berdetak sehat.
Elthayana Naryndha
Assalamu'alaikum.wr.wb Hai..kenalin nama saya Elthayana Naryndha, saya sekolah di SMAN 1 Purwakarta, kelas X MIIA 1. Tujuan saya membuat blog ini untuk memenuhi tugas bahasa Indonesia dari guru saya bernama Bpk. Rusyidi Rasyid. Semoga blog ini dapat bermanfaat bagi yang membacanya.
Senin, 21 April 2014
Minggu, 20 April 2014
Kata Kata Motivasi
Kata-kata Motivasi
- Tak sedikit kerberhasilan yang berawal dari sebuah kesederhanaan. Jika keberhasilan layaknya cahaya matahari & kegagalan layaknya rintik hujan, kita butuh keduanya untuk melihat pelangi.
- Lebih dewasa dalam bersikap, jangan sampai membuat orangtua kecewa apalagi sampai membuatnya mengeluarkan air mata. Apa kita lupa "air mata yang diciptakan Tuhan ialah untuk ketabahan, bukan larut dalam kesedihan."
- Bahagia itu sederhana, karena bahagia itu mensyukuri, mencintai & menjaga apa yang sudah kamu miliki. Dan selalu ada kebahagiaan yang sempurna saat kita dapat berkumpul bersama.
- Anda tidak akan disukai orang lain jika anda membandingkan kelebihan Anda dengan kekurangan mereka. Jika anda bertemu dengan orang yang lebih baik dari anda, arahkan pikiran untuk menjadi serupa dengannya.
- Belajarlah melihat sisi baik dari setiap orang, karena semua orang memiliki peran yang berarti bagi orang lain.
- Banyak mengkritik diri sendiri lebih menguntungkan daripada sibuk mengkritik orang lain.
Sabtu, 19 April 2014
Sejarah Indonesia
Indonesia dengan luas wilayah 1.990.250 Km2 yang secara geografis terletak diantara dua
benua (Benua Asia dan Benua Australia) dan dua Samudra (samudra Hindia dan
samudra Pasifik). Indonesia juga merupakan Negara kepulauan yang memiliki
13.478 buah pulau, jumlah tersebut adalah jumlah yang didaftarkan ke PBB, yang
diidentifikasi berdasarkan metode dan definisi konvensi PBB.
Secara
zoogeografi, Indonesia dipisahkan oleh garis Wallace, garis ini memisahkan
bagian barat (Oriental region; Indo-malayan sub region) dan bagian timur
(Australian region; Austro-malayan subregion). garis ini terletak antara pulau
Bali dan pulau Lombok di selatan dan antara pulau Borneo dan pulau Sulawesi di
Utara. Bagian barat termasuk di; pulau Sumatra, pulau Jawa dan pulau Borneo
(wilayah Indonesia disebut Kalimantan) serta pulau-pulau kecil di sekitarnya,
sedangkan pada bagian timur terdapat; pulau Sulawesi, Irian Jaya, pulau
Sumbawa, pulau Flores, pulau Sumba dan pulau-pulau kecil yang terdapat di
sekitarnya. Hal ini dikarenakan fauna yang terdapat di Indonesia merupakan
fauna yang sama tipenya dengan fauna yang berasal dari benua Asia dan benua
Australia.
Sedangkan secara fitogeografi, Indonesia termasuk ke dalam Paleotropical
kingdom; Indo-malaysian subkingdom; Malaysian region (Lincoln et al,
1998). Perbedaan penyebaran fauna dan flora secara geografis ini sangat
dipengaruhi oleh kemampuan masing-masing dalam melakukan pemencaran dan
barriernya. Hewan senantiasa memiliki suatu luas jelajah tertentu dan terutama
hewan terrestrial, yang dibatasi oleh barrier-barrier geografis. Sedangkan
tumbuhan memiliki distribusi yang luas dengan cara pemencaran yang beragam.
Indonesia telah dikenal luas
sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. 2/3 wilayah negara ini
adalah lautan, berjajar di atasnya belasan ribu pulau yang sambung menyambung
dari Sabang sampai Merauke. Terhampar garis pantai yang amat panjang, hutan
tropis yang senantiasa menghijau karena terguyur hujan sepanjang tahun dengan
berbagai satwa cantik di dalamnya dan puncak-puncak vulkanik yang mengintip di
berbagai penjuru.
Dalam berbagai literatur keilmuan, disebutkan
bahwa jumlah pulau yang dimiliki Indonesia sekitar 17.500 pulau. Dari sekian
banyak pulau itu, pernahkah anda berpikir untuk mengetahui bagaimana proses
pembentukannya? Mengapa kita bisa memiliki penampang alam yang sedemikian uniknya
ini, yang jarang dimiliki oleh banyak negara lain? Untuk itu kali ini saya akan
mengajak anda belajar bersama tentang proses terbentuknya "Zamrud
Khatulistiwa".
Sebuah teori geologi kuno
menyebutkan, proses terbentuknya daratan yang terjadi di Asia belahan selatan
adalah akibat proses pergerakan anak benua India ke utara yang bertabrakan
dengan lempeng bumi bagian utara. Pergerakan lempeng bumi inilah yang kemudian
melahirkan Gunung Himalaya. Konon proses yang terjadi pada 20-36 juta
tahun yang silam itu menyebabkan sebagian anak benua di selatan terendam air
laut, sehingga yang muncul di permukaan adalah gugusan-gugusan pulau
(nusantara) yang merupakan mata rantai gunung berapi.
Pergerakan diawali dengan menunjamnya lempeng
dasar samudera yang disebabkan oleh desakan lempeng benua yang lebih tebal dan
keras dan di tempat inilah terbentuk palung laut (dasar laut yang dalam dan
memanjang). Dampak dari pergerakan lempeng terhadap wilayah Indonesia membuat
wilayah Indonesia rawan akan gempa bumi (namun juga kaya sumber daya mineral). Padahal
Indonesia terletak pada pertemuan empat lempeng besar dunia (Lempeng Eurasia,
Indo-Australia, Filipina dan Pasifik). Lempeng-lempeng itu selalu bergerak 5-9 cm per
tahun dan karena massa batuan yang bergerak besar maka energi yang dihasilkan
besar pula. Hal tersebut berdampak bukan hanya pada banyaknya aktivitas
vulkanis dan tektonis di Indonesia, tapi juga tenaga besar yang terjadi pada
fenomena-fenomena tersebut.
Adanya pergerakan
subduksi antara dua lempeng kemudian menyebabkan terbentuknya deretan gunung
berapi dan parit samudera. Demikian pula subduksi antara lempeng Indo-Australia
dan lempeng Eurasia menyebabkan terbentuknya deretan gunung berapi yang tak
lain adalah Bukit Barisan di Pulau Sumatera dan deretan gunung berapi di
sepanjang pulau Jawa, Bali dan Lombok, serta parit samudera yang tak lain
adalah Parit Jawa (Sunda).
Lempeng tektonik
terus bergerak hingga suatu saat gerakannya mengalami gesekan atau benturan
yang cukup keras. Fenomena seperti inilah yang dapat menimbulkan gempa, tsunami
dan meningkatnya kenaikan magma ke permukaan bumi.
Dari tiga tipe batas lempeng yang dikenal
(konvergen, divergen dan shear), terbentuknya kepulauan Indonesia dapat
dijelaskan sebagai batas lempeng konvergen dimana terjadi tumbukan antara
lempeng Indo-Australia dari selatan, lempeng Pasifik dari timur dan lempeng
Asia dari utara.
Setelah dijelaskan panjang lebar tentang dasar
keilmuannya, selanjutnya mari kita masuk ke pembahasan inti. Indonesia terdiri
dari 5 pulau besar, yaitu: Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.
Rangkaian pulau-pulau ini menjadi bagian utama dari kepulauan Nusantara. Di
dalamnya terdapat lebih dari 400 gunung berapi dan 130 di antaranya termasuk
gunung berapi aktif. Sebagian dari gunung berapi itu terletak di dasar laut dan tidak terlihat dari
permukaan laut (bahkan Indonesia merupakan tempat pertemuan 2 rangkaian gunung
berapi aktif / Ring of Fire, sehingga terdapat puluhan patahan aktif yang
tersebar di berbagai wilayah Indonesia). Lalu bagaimana proses pembentukan
pulau-pulau utama ini?
- Pulau Sumatra, Jawa, Bali, Lombok hingga kepulauan Nusa Tenggara :
- Pulau Sulawesi :
- Pulau Papua dan Kalimantan :
- Pulau-pulau kecil :
Proses terbentuknya pulau-pulau ini lebih sederhana dibanding yang lain.
Mereka berasal dari endapan pecahan kerang, koral dan binatang laut lainnya.
Semakin lama semakin besar dan akhirnya terbentuklah sebuah pulau baru.
Tips Bernegosiasi
Tips Negosiasi
1. Menyamakan Persepsi
Pertanyaan dibawah ini bisa Anda gunakan dalam bernegosiasi untuk mengetahui perhatian dan keinginan seseorang.
- Apa yang Anda inginkan dari saya untuk hal ini?
- Apa yang Anda khawatirkan dari apa yang saya usulkan atau tanyakan?
Jika Anda ingin mendapatkan jawaban dari keinginan dan perhatian mereka, lakukan pengulangan agar Anda benar-benar memahami apa yang dikemukakan.
2. Siapkan Alternatif
Beberapa alternatif perlu Anda persiapkan sebelum negosiasi. Alternatif tersebut akan Anda ajukan bila usulan Anda tidak diterima. Antisipasi pula mengapa pihak lain menolak usulan Anda, dan siapkan jawaban untuk alternatif lain.
3. Jangan Mendebat
Bernegosiasi tentu berbeda dengan berdepat. Negosiasi adalah menemukan solusi (kesepatakan). Berdebat adalah cara untuk membuktikan bahwa orang lain salah. Perlu diketahui, pada saat negosiasi berlangsung apabila setiap pihak berusaha membuktikan bahwa pihak lainnya salah, kesepakatan tidak akan berlanjut. Jangan habiskan waktu untuk berdebat. Jika Anda tidak setuju dengan sesuatu, kemukakan keberatan Anda dengan lemah lembut namun dengan cara yang tegas. Jangan merendahkan orang lain atau berusaha mengadu kekuatan.
4. Pertimbangkan Waktu Yang Tepat
Tidak selalu negosiasi menjadi jalan yang tepat. Ada saatnya negosiasi menjadi buruk seperti pada saat berikut :
- Tingkat emosional yang tinggi di masing-masing pihak
- Tidak fokus
- Tingkat stress
- Kelelahan pada satu pihak atau pihak lainnya
Hindarilah semua situasi tersebut. Bila masalah itu muncul pada saat negosiasi berlangsung, ambil waktu istirahat atau mengatur ulang jadwal pada saat yang tepat.
sumber : (http://www.oocities.org/wenazcom/tips_dasar_negosiasi.htm)
1. Menyamakan Persepsi
Pertanyaan dibawah ini bisa Anda gunakan dalam bernegosiasi untuk mengetahui perhatian dan keinginan seseorang.
- Apa yang Anda inginkan dari saya untuk hal ini?
- Apa yang Anda khawatirkan dari apa yang saya usulkan atau tanyakan?
Jika Anda ingin mendapatkan jawaban dari keinginan dan perhatian mereka, lakukan pengulangan agar Anda benar-benar memahami apa yang dikemukakan.
2. Siapkan Alternatif
Beberapa alternatif perlu Anda persiapkan sebelum negosiasi. Alternatif tersebut akan Anda ajukan bila usulan Anda tidak diterima. Antisipasi pula mengapa pihak lain menolak usulan Anda, dan siapkan jawaban untuk alternatif lain.
3. Jangan Mendebat
Bernegosiasi tentu berbeda dengan berdepat. Negosiasi adalah menemukan solusi (kesepatakan). Berdebat adalah cara untuk membuktikan bahwa orang lain salah. Perlu diketahui, pada saat negosiasi berlangsung apabila setiap pihak berusaha membuktikan bahwa pihak lainnya salah, kesepakatan tidak akan berlanjut. Jangan habiskan waktu untuk berdebat. Jika Anda tidak setuju dengan sesuatu, kemukakan keberatan Anda dengan lemah lembut namun dengan cara yang tegas. Jangan merendahkan orang lain atau berusaha mengadu kekuatan.
4. Pertimbangkan Waktu Yang Tepat
Tidak selalu negosiasi menjadi jalan yang tepat. Ada saatnya negosiasi menjadi buruk seperti pada saat berikut :
- Tingkat emosional yang tinggi di masing-masing pihak
- Tidak fokus
- Tingkat stress
- Kelelahan pada satu pihak atau pihak lainnya
Hindarilah semua situasi tersebut. Bila masalah itu muncul pada saat negosiasi berlangsung, ambil waktu istirahat atau mengatur ulang jadwal pada saat yang tepat.
sumber : (http://www.oocities.org/wenazcom/tips_dasar_negosiasi.htm)
Puisi Motivasi
KOTAK HARAPAN
Oleh Almarizti H
Setiap hari, penuh dengan harapan
Harapan itu mewarnai dan menyinari dunia ini
Seperti pelangi yang mewarnai langit
Dan matahari yang menyinari bumi ini
Andai kata harapan itu lenyap,
Hidup terasa susah
Hidup terasa suram
Hidup akan terasa tak berwarna
Kita harus berharap setinggi mungkin
Kita harus berharap sebanyak mungkin
Kita harus berharap sedalam mungkin
Harapan itu, berasal dari dalam kotak kecil
Yang kecil tapi bermakna
Kotak harapan yang berguna bagi semua orang
Kotak itu, bernama otak
Kotak harapan yang dapat mengubah dunia
Kotak harapan yang tak ternilai
Janganlah berhenti berharap
Karena harapan membuat kita sukses
Oleh Almarizti H
Setiap hari, penuh dengan harapan
Harapan itu mewarnai dan menyinari dunia ini
Seperti pelangi yang mewarnai langit
Dan matahari yang menyinari bumi ini
Andai kata harapan itu lenyap,
Hidup terasa susah
Hidup terasa suram
Hidup akan terasa tak berwarna
Kita harus berharap setinggi mungkin
Kita harus berharap sebanyak mungkin
Kita harus berharap sedalam mungkin
Harapan itu, berasal dari dalam kotak kecil
Yang kecil tapi bermakna
Kotak harapan yang berguna bagi semua orang
Kotak itu, bernama otak
Kotak harapan yang dapat mengubah dunia
Kotak harapan yang tak ternilai
Janganlah berhenti berharap
Karena harapan membuat kita sukses
Jumat, 18 April 2014
Kendala Dalam Bernegosiasi
Kendala Suksesnya Suatu Negosiasi :
1. Melihat negosiasi sebagai konfrontasi
Perlu diingat bahwa negosiasi bukanlah suatu konfrontasi. Pada kenyataannya, negosiasi dikategorikan sebagai kerjasama antara dua belah pihak untuk mencari pemecahan masalah, dibandingkan dengan individu yang menginginkan KEMENANGAN dari suatu kontes.
Ketahuilah bahwa sikap yang ditimbulkan pada saat negosiasi (bermusuhan, bekerjasama) akan membawa pengaruh dari interaksi yang dilakukan. Suatu perkelahian akan Anda hadapi bila Anda seseorang yang konfrontasi.
2. Selalu berusaha untuk memenangkan di setiap situasi
Jika Anda “Menang” pasti ada yang kalah, dan itu akan menjadikan kesulitan pada suatu saat. Suatu pandangan yang bagus dalam negosiasi adalah mencoba untuk menemukan solusi dimana kedua belah pihak ”Menang”.
3. Menjadi emosional
Memang wajar bila emosional timbul saat bernegosiasi. Tapi ingat juga bahwa kemampuan Anda untuk bernegosiasi dengan benar akan berkurang bila Anda semakin emosional. Mengontrol emosi adalah hal yang juga tidak boleh terlupakan.
4. Tidak berusaha untuk mengerti orang lain
Mengertilah kebutuhan orang lain, dan mencoba untuk memahami keinginan tersebut. Mengapa? sebab Anda berusaha untuk mendapatkan solusi yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.
Apabila Anda tidak dapat mengerti kebutuhan dan keinginan orang lain, dapat dipastikan negosiasi akan gagal. Seringkali, pada saat mencari tahu tentang seseorang, kadang malah menemukan bahwa sebenarnya tidak banyak pertentangan yang berarti.
5. Fokus pada pribadi, bukan pada masalah
Kadang persepsi sulitnya orang lain diajak bekerjasama hadir saat berhadapan dengan orang yang tidak Anda sukai. Pada saat ini terjadi, negosiasi yang efektif akan gagal. Penting sekali untuk tetap pada masalah (issue) yang ada dan menyingkirkan ketidaksukaan kita dari orang tersebut.
6. Menyalahkan orang lain
Dalam setiap pertikaian ataupun negosiasi, setiap pihak akan memberikan sesuatu yang akan membuat lebih baik ataupun lebih buruk. Suasana yang tidak menyenangkan akan tercipta jika Anda menyalahkan seseorang. Namun jika Anda bertanggung jawab terhadap masalah tersebut, Anda menciptakan suatu semangat dalam bekerjasama.
1. Melihat negosiasi sebagai konfrontasi
Perlu diingat bahwa negosiasi bukanlah suatu konfrontasi. Pada kenyataannya, negosiasi dikategorikan sebagai kerjasama antara dua belah pihak untuk mencari pemecahan masalah, dibandingkan dengan individu yang menginginkan KEMENANGAN dari suatu kontes.
Ketahuilah bahwa sikap yang ditimbulkan pada saat negosiasi (bermusuhan, bekerjasama) akan membawa pengaruh dari interaksi yang dilakukan. Suatu perkelahian akan Anda hadapi bila Anda seseorang yang konfrontasi.
2. Selalu berusaha untuk memenangkan di setiap situasi
Jika Anda “Menang” pasti ada yang kalah, dan itu akan menjadikan kesulitan pada suatu saat. Suatu pandangan yang bagus dalam negosiasi adalah mencoba untuk menemukan solusi dimana kedua belah pihak ”Menang”.
3. Menjadi emosional
Memang wajar bila emosional timbul saat bernegosiasi. Tapi ingat juga bahwa kemampuan Anda untuk bernegosiasi dengan benar akan berkurang bila Anda semakin emosional. Mengontrol emosi adalah hal yang juga tidak boleh terlupakan.
4. Tidak berusaha untuk mengerti orang lain
Mengertilah kebutuhan orang lain, dan mencoba untuk memahami keinginan tersebut. Mengapa? sebab Anda berusaha untuk mendapatkan solusi yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.
Apabila Anda tidak dapat mengerti kebutuhan dan keinginan orang lain, dapat dipastikan negosiasi akan gagal. Seringkali, pada saat mencari tahu tentang seseorang, kadang malah menemukan bahwa sebenarnya tidak banyak pertentangan yang berarti.
5. Fokus pada pribadi, bukan pada masalah
Kadang persepsi sulitnya orang lain diajak bekerjasama hadir saat berhadapan dengan orang yang tidak Anda sukai. Pada saat ini terjadi, negosiasi yang efektif akan gagal. Penting sekali untuk tetap pada masalah (issue) yang ada dan menyingkirkan ketidaksukaan kita dari orang tersebut.
6. Menyalahkan orang lain
Dalam setiap pertikaian ataupun negosiasi, setiap pihak akan memberikan sesuatu yang akan membuat lebih baik ataupun lebih buruk. Suasana yang tidak menyenangkan akan tercipta jika Anda menyalahkan seseorang. Namun jika Anda bertanggung jawab terhadap masalah tersebut, Anda menciptakan suatu semangat dalam bekerjasama.
Langganan:
Komentar (Atom)


