Senin, 21 April 2014

10 Manfaat Air Putih

Manfaat Air Putih




1. Membuang Racun Dalam Tubuh
Air putih dapat membantu membuang racun-racun yang ada dalam tubuh anda melalui urine yang anda keluarkan. Untuk itulah, minum air putih 2-3 liter perhari sangat dianjurkan untuk tubuh anda agar terhindar dari penyakit. 


2. Mencegah Penyakit Sembelit 
Selain nomor 1 diatas, air putih juga sangat membantu dalam mencegah sembelit yang sering dialami oleh setiap orang dalam kaitannya dengan buang air besar. Minumlah air putih agar masalah sembelit tidak akan anda alami lagi. 

3. Mempertahankan Berat Badan 
Air putih juga bermanfaat untuk menjaga berat badan anda. Ini dikarenakan air putih mampu menahan nafsu makan anda yang berlebihan. Jadi bagi anda yang yang mengalami masalah berat badan, minum air putih dapat menjadi solusi yang terbaik.


4. Menjadi Awet Muda 
Air putih juga mampu membuat kulit kita lebih segar dan terlihat bugar setiap hari. Sehingga terlihat selalu tampak awet muda dan terhindar dari kulit kusam.


5. Memperbagus Tulang 
Tahukah Anda? Ternyata air putih juga sangat baik untuk kesehatan tulang kita. Hal ini dikarenakan, air putih membantu untuk membuat sel-sel tulang kita yang baru.


6. Mencegah Penyakit Batu Ginjal 
Batu ginjal sebenarnya disebabkan karena garam dan garam itu menurut teori larut dalam air. Dengan memenuhi kebutuhan air dalam tubuh, maka batu ginjal akan larut dan ikut keluar dengan air seni. 


7. Mencegah Keriput Dini Salah satu faktor terjadinya penuaan atau keriput dini adalah karena kulit terlalu kering. Dengan minum air putih yang cukup, kelembaban kulit anda akan terjaga. Kelembaban tersebut dapat menjaga elastisitas kulit sehingga anda akan terhindar dari keriput dini.

8. Menjaga Mood
Wanita yang dehidrasi akan mengalami sakit kepala (pusing), kelelahan, suasana hati yang memburuk atau 
badmood, dan kesulitan berkonsentrasi. Maka dari itu, minum air putih sangat bermanfaat bagi Anda yang tidak ingin sering badmood.


9. Memperlancar Sistem Pencernaan 
Jika kebutuhan cairan dalam tubuh Anda terpenuhi, otomatis Anda akan terhindar dari konstipasi, karena cairan dalam sebuah proses pencernaan selain membantu penyerapan nutrisi juga berfungsi untuk membentuk massa kotoran manusia.

10. Lari Menjadi Cepat dan Aman
Menurut sebuah penelitian pada tahun 2011, 14 pelari menyelesaikan 2 set putaran. Salah satu pelari
minum air yang cukup selama istirahat. Satu pelari lainnya tidak minum selama istirahat. Ternyata, pelari yang minum air selama istirahat, dapat berlari lebih cepat. Selain itu, ia memiliki suhu tubuh yang lebih rendah dan jantung yang berdetak sehat.

Minggu, 20 April 2014

Kata Kata Motivasi

Kata-kata Motivasi




  • Tak sedikit kerberhasilan yang berawal dari sebuah kesederhanaan. Jika keberhasilan layaknya cahaya matahari & kegagalan layaknya rintik hujan, kita butuh keduanya untuk melihat pelangi.
  • Lebih dewasa dalam bersikap, jangan sampai membuat orangtua kecewa apalagi sampai membuatnya mengeluarkan air mata. Apa kita lupa "air mata yang diciptakan Tuhan ialah untuk ketabahan, bukan larut dalam kesedihan."
  • Bahagia itu sederhana, karena bahagia itu mensyukuri, mencintai & menjaga apa yang sudah kamu miliki. Dan selalu ada kebahagiaan yang sempurna saat kita dapat berkumpul bersama.
  • Anda tidak akan disukai orang lain jika anda membandingkan kelebihan Anda dengan kekurangan mereka. Jika anda bertemu dengan orang yang lebih baik dari anda, arahkan pikiran untuk menjadi serupa dengannya.
  • Belajarlah melihat sisi baik dari setiap orang, karena semua orang memiliki peran yang berarti bagi orang lain.
  • Banyak mengkritik diri sendiri lebih menguntungkan daripada sibuk mengkritik orang lain.

Sabtu, 19 April 2014

Sejarah Indonesia

SEJARAH TERBENTUKNYA KEPULAUAN INDONESIA



Indonesia dengan luas wilayah 1.990.250 Km2 yang secara geografis terletak diantara dua benua (Benua Asia dan Benua Australia) dan dua Samudra (samudra Hindia dan samudra Pasifik). Indonesia juga merupakan Negara kepulauan yang memiliki 13.478 buah pulau, jumlah tersebut adalah jumlah yang didaftarkan ke PBB, yang diidentifikasi berdasarkan metode dan definisi konvensi PBB.
Secara zoogeografi, Indonesia dipisahkan oleh garis Wallace, garis ini memisahkan bagian barat (Oriental region; Indo-malayan sub region) dan bagian timur (Australian region; Austro-malayan subregion). garis ini terletak antara pulau Bali dan pulau Lombok di selatan dan antara pulau Borneo dan pulau Sulawesi di Utara. Bagian barat termasuk di; pulau Sumatra, pulau Jawa dan pulau Borneo (wilayah Indonesia disebut Kalimantan) serta pulau-pulau kecil di sekitarnya, sedangkan pada bagian timur terdapat; pulau Sulawesi, Irian Jaya, pulau Sumbawa, pulau Flores, pulau Sumba dan pulau-pulau kecil yang terdapat di sekitarnya. Hal ini dikarenakan fauna yang terdapat di Indonesia merupakan fauna yang sama tipenya dengan fauna yang berasal dari benua Asia dan benua Australia.
Sedangkan secara fitogeografi, Indonesia termasuk ke dalam Paleotropical kingdom; Indo-malaysian subkingdom; Malaysian region (Lincoln et al, 1998). Perbedaan penyebaran fauna dan flora secara geografis ini sangat dipengaruhi oleh kemampuan masing-masing dalam melakukan pemencaran dan barriernya. Hewan senantiasa memiliki suatu luas jelajah tertentu dan terutama hewan terrestrial, yang dibatasi oleh barrier-barrier geografis. Sedangkan tumbuhan memiliki distribusi yang luas dengan cara pemencaran yang beragam.
Indonesia telah dikenal luas sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. 2/3 wilayah negara ini adalah lautan, berjajar di atasnya belasan ribu pulau yang sambung menyambung dari Sabang sampai Merauke. Terhampar garis pantai yang amat panjang, hutan tropis yang senantiasa menghijau karena terguyur hujan sepanjang tahun dengan berbagai satwa cantik di dalamnya dan puncak-puncak vulkanik yang mengintip di berbagai penjuru. 
Dalam berbagai literatur keilmuan, disebutkan bahwa jumlah pulau yang dimiliki Indonesia sekitar 17.500 pulau. Dari sekian banyak pulau itu, pernahkah anda berpikir untuk mengetahui bagaimana proses pembentukannya? Mengapa kita bisa memiliki penampang alam yang sedemikian uniknya ini, yang jarang dimiliki oleh banyak negara lain? Untuk itu kali ini saya akan mengajak anda belajar bersama tentang proses terbentuknya "Zamrud Khatulistiwa".
Sebuah teori geologi kuno menyebutkan, proses terbentuknya daratan yang terjadi di Asia belahan selatan adalah akibat proses pergerakan anak benua India ke utara yang bertabrakan dengan lempeng bumi bagian utara. Pergerakan lempeng bumi inilah yang kemudian melahirkan Gunung Himalaya. Konon proses yang terjadi pada 20-36 juta tahun yang silam itu menyebabkan sebagian anak benua di selatan terendam air laut, sehingga yang muncul di permukaan adalah gugusan-gugusan pulau (nusantara) yang merupakan mata rantai gunung berapi.
Pergerakan diawali dengan menunjamnya lempeng dasar samudera yang disebabkan oleh desakan lempeng benua yang lebih tebal dan keras dan di tempat inilah terbentuk palung laut (dasar laut yang dalam dan memanjang). Dampak dari pergerakan lempeng terhadap wilayah Indonesia membuat wilayah Indonesia rawan akan gempa bumi (namun juga kaya sumber daya mineral). Padahal Indonesia terletak pada pertemuan empat lempeng besar dunia (Lempeng Eurasia, Indo-Australia, Filipina dan Pasifik). Lempeng-lempeng itu selalu bergerak 5-9 cm per tahun dan karena massa batuan yang bergerak besar maka energi yang dihasilkan besar pula. Hal tersebut berdampak bukan hanya pada banyaknya aktivitas vulkanis dan tektonis di Indonesia, tapi juga tenaga besar yang terjadi pada fenomena-fenomena tersebut.
Adanya pergerakan subduksi antara dua lempeng kemudian menyebabkan terbentuknya deretan gunung berapi dan parit samudera. Demikian pula subduksi antara lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia menyebabkan terbentuknya deretan gunung berapi yang tak lain adalah Bukit Barisan di Pulau Sumatera dan deretan gunung berapi di sepanjang pulau Jawa, Bali dan Lombok, serta parit samudera yang tak lain adalah Parit Jawa (Sunda).
Lempeng tektonik terus bergerak hingga suatu saat gerakannya mengalami gesekan atau benturan yang cukup keras. Fenomena seperti inilah yang dapat menimbulkan gempa, tsunami dan meningkatnya kenaikan magma ke permukaan bumi.
Dari tiga tipe batas lempeng yang dikenal (konvergen, divergen dan shear), terbentuknya kepulauan Indonesia dapat dijelaskan sebagai batas lempeng konvergen dimana terjadi tumbukan antara lempeng Indo-Australia dari selatan, lempeng Pasifik dari timur dan lempeng Asia dari utara.

Setelah dijelaskan panjang lebar tentang dasar keilmuannya, selanjutnya mari kita masuk ke pembahasan inti. Indonesia terdiri dari 5 pulau besar, yaitu: Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Rangkaian pulau-pulau ini menjadi bagian utama dari kepulauan Nusantara. Di dalamnya terdapat lebih dari 400 gunung berapi dan 130 di antaranya termasuk gunung berapi aktif. Sebagian dari gunung berapi itu terletak di dasar laut dan tidak terlihat dari permukaan laut (bahkan Indonesia merupakan tempat pertemuan 2 rangkaian gunung berapi aktif / Ring of Fire, sehingga terdapat puluhan patahan aktif yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia). Lalu bagaimana proses pembentukan pulau-pulau utama ini?


  • Pulau Sumatra, Jawa, Bali, Lombok hingga kepulauan Nusa Tenggara : 
Pulau-pulau tersebut terbentuk karena adanya aktivitas vulkanisme di bawah permukaan bumi, hasil yang dapat dirasakan di permukaan bumi adalah adanya lava (cairan larutan magma pijar yang mengalir keluar dari dalam bumi). Lama kelamaan lava tersebut memadat bertambah besar membentuk sebuah busur pulau. Proses seperti ini dikenal sebagai Island Arc.
  • Pulau Sulawesi :   
Pulau Sulawesi terbentuk akibat pertemuan lempeng Filipina, Indo-Australia, Eurasia dan lempeng mikro lain di daerah tersebut.
  • Pulau Papua dan Kalimantan : 
Keduanya terbentuk dari pecahan super benua pada awal terbentuknya permukaan bumi. Teori tektonik lempeng menyebutkan bahwa dahulu seluruh daratan di muka bumi ini adalah satu daratan yang sangat luas bernama Pangea, kemudian induk benua ini terpecah menjadi dua yaitu Godwana (di Utara) dan Laurasia (di Selatan). Seiring berjalannya waktu kedua lempeng besar tersebut terpecah-pecah kembali menjadi benua-benua seperti sekarang.
  • Pulau-pulau kecil : 

Proses terbentuknya pulau-pulau ini lebih sederhana dibanding yang lain. Mereka berasal dari endapan pecahan kerang, koral dan binatang laut lainnya. Semakin lama semakin besar dan akhirnya terbentuklah sebuah pulau baru.

Tips Bernegosiasi

Tips Negosiasi

1. Menyamakan Persepsi
Pertanyaan dibawah ini bisa Anda gunakan dalam bernegosiasi untuk mengetahui perhatian dan keinginan seseorang.
- Apa yang Anda inginkan dari saya untuk hal ini?
- Apa yang Anda khawatirkan dari apa yang saya usulkan atau tanyakan?
Jika Anda ingin mendapatkan jawaban dari keinginan dan perhatian mereka, lakukan pengulangan agar Anda benar-benar memahami apa yang dikemukakan.

2. Siapkan Alternatif
Beberapa alternatif perlu Anda persiapkan sebelum negosiasi. Alternatif tersebut akan Anda ajukan bila usulan Anda tidak diterima. Antisipasi pula mengapa pihak lain menolak usulan Anda, dan siapkan jawaban untuk alternatif lain.

3. Jangan Mendebat
Bernegosiasi tentu berbeda dengan berdepat. Negosiasi adalah menemukan solusi (kesepatakan). Berdebat adalah cara untuk membuktikan bahwa orang lain salah. Perlu diketahui, pada saat negosiasi berlangsung apabila setiap pihak berusaha membuktikan bahwa pihak lainnya salah, kesepakatan tidak akan berlanjut. Jangan habiskan waktu untuk berdebat. Jika Anda tidak setuju dengan sesuatu, kemukakan keberatan Anda dengan lemah lembut namun dengan cara yang tegas. Jangan merendahkan orang lain atau berusaha mengadu kekuatan.

4. Pertimbangkan Waktu Yang Tepat
Tidak selalu negosiasi menjadi jalan yang tepat. Ada saatnya negosiasi menjadi buruk seperti pada saat berikut :
- Tingkat emosional yang tinggi di masing-masing pihak
- Tidak fokus
- Tingkat stress
- Kelelahan pada satu pihak atau pihak lainnya
Hindarilah semua situasi tersebut. Bila masalah itu muncul pada saat negosiasi berlangsung, ambil waktu istirahat atau mengatur ulang jadwal pada saat yang tepat.

sumber : (http://www.oocities.org/wenazcom/tips_dasar_negosiasi.htm)


Puisi Motivasi

KOTAK HARAPAN
Oleh Almarizti H


Setiap hari, penuh dengan harapan
Harapan itu mewarnai dan menyinari dunia ini
Seperti pelangi yang mewarnai langit
Dan matahari yang menyinari bumi ini

Andai kata harapan itu lenyap,
Hidup terasa susah
Hidup terasa suram
Hidup akan terasa tak berwarna

Kita harus berharap setinggi mungkin
Kita harus berharap sebanyak mungkin
Kita harus berharap sedalam mungkin

Harapan itu, berasal dari dalam kotak kecil
Yang kecil tapi bermakna
Kotak harapan yang berguna bagi semua orang
Kotak itu, bernama otak

Kotak harapan yang dapat mengubah dunia
Kotak harapan yang tak ternilai
Janganlah berhenti berharap
Karena harapan membuat kita sukses

Jumat, 18 April 2014

Kendala Dalam Bernegosiasi

Kendala Suksesnya Suatu Negosiasi :

1. Melihat negosiasi sebagai konfrontasi
Perlu diingat bahwa negosiasi bukanlah suatu konfrontasi. Pada kenyataannya, negosiasi dikategorikan sebagai kerjasama antara dua belah pihak untuk mencari pemecahan masalah, dibandingkan dengan individu yang menginginkan KEMENANGAN dari suatu kontes.
Ketahuilah bahwa sikap yang ditimbulkan pada saat negosiasi (bermusuhan, bekerjasama) akan membawa pengaruh dari interaksi yang dilakukan. Suatu perkelahian akan Anda hadapi bila Anda seseorang yang konfrontasi.

2. Selalu berusaha untuk memenangkan di setiap situasi
Jika Anda “Menang” pasti ada yang kalah, dan itu akan menjadikan kesulitan pada suatu saat. Suatu pandangan yang bagus dalam negosiasi adalah mencoba untuk menemukan solusi dimana kedua belah pihak ”Menang”.

3. Menjadi emosional
Memang wajar bila emosional timbul saat bernegosiasi. Tapi ingat juga bahwa kemampuan Anda untuk bernegosiasi dengan benar akan berkurang bila Anda semakin emosional. Mengontrol emosi adalah hal yang juga tidak boleh terlupakan.

4. Tidak berusaha untuk mengerti orang lain
Mengertilah kebutuhan orang lain, dan mencoba untuk memahami keinginan tersebut. Mengapa? sebab Anda berusaha untuk mendapatkan solusi yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.
Apabila Anda tidak dapat mengerti kebutuhan dan keinginan orang lain, dapat dipastikan negosiasi akan gagal. Seringkali, pada saat mencari tahu tentang seseorang, kadang malah menemukan bahwa sebenarnya tidak banyak pertentangan yang berarti.

5. Fokus pada pribadi, bukan pada masalah
Kadang persepsi sulitnya orang lain diajak bekerjasama hadir saat berhadapan dengan orang yang tidak Anda sukai. Pada saat ini terjadi, negosiasi yang efektif akan gagal. Penting sekali untuk tetap pada masalah (issue) yang ada dan menyingkirkan ketidaksukaan kita dari orang tersebut.

6. Menyalahkan orang lain
Dalam setiap pertikaian ataupun negosiasi, setiap pihak akan memberikan sesuatu yang akan membuat lebih baik ataupun lebih buruk. Suasana yang tidak menyenangkan akan tercipta jika Anda menyalahkan seseorang. Namun jika Anda bertanggung jawab terhadap masalah tersebut, Anda menciptakan suatu semangat dalam bekerjasama.